
Medan. Galaxy Monitor.id 05 Maret 2026
Masyarakat yang ingin mendaftar program Mudik Gratis Idulfitri 2026 diminta agar bisa datang secara langsung ke Kantor Dishub Sumut Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara (Sumut). Hal ini sekaligus untuk melihat komitmen calon pemudik nantinya.
Sekretaris Dishub Sumut Rochani Litiloly mengatakan hal tersebut sudah menjadi pembahasan dengan kemitraan jelang dibukanya pendaftaran mudik gratis.
“Ya kami tadi pagi sebelum dibuka pendaftaran kami rapat dulu dengan PELNI, Angkutan Jalan, Penyebrangan dan KAI,” katanya kepada awak media, Rabu.(4/3/2026)
Rochani mengatakan alasan pihaknya meminta para pendaftar datang ke Kantor Dishub Sumut agar masyarakat bisa langsung memberikan persyaratan fisik.
“Kita memang ada beberapa persyaratan, pertama di pemohon (pendaftar) mendaftar online, tapi tetap hadir ke Kantor Dishub dulu agar bisa menunjukkan KTP dan KK. Kemudian dengan begitu kami bisa lihat juga keseriusan si pendaftar,” ucapnya.
Hal tersebut sekaligus melihat komitmen para calon pemudik. Ani memperingatkan para pemudik yang telah mendaftar agar tidak membatalkan kursi yang telah dipesan.
“Setelah itu, saat mereka sudah dinyatakan telah terdaftar dua hari setelahnya mereka kembali lagi datang untuk mengambil tiket. Jadi kami ingatkan itu juga, jangan sudah daftar tidak jadi berangkat, kasihan yang memang serius kan,” ujarnya.
Ribuan kursi pun telah disediakan Dishub Sumut untuk tiga moda transportasi termasuk tiket untuk kembali ke Kota Medan. Masyarakat pun bebas memilih nantinya.
“Kurang lebih 5.550 kuota untuk pulang balik. Jadi pemudik difasilitasi keduanya. Tapi bisa juga kalau hanya untuk berangkat, barangkali pemudik balik ke Medannya lebih lama,” katanya.
Meski dibuka sampai tanggal 10 Maret 2026, Ani tidak dapat memastikan ketersediaan tiket nantinya. Dirinya membuka peluang tiket habis lebih awal jika antusiasme masyarakat tinggi.
“Kita buka pendaftaran mulai hari ini, tanggal 2 sampai tanggal 10. Tapi bukan tidak mungkin bisa lebih cepat (habisnya), karena misal peminat tinggi untuk rute yang disediakan, bisa saja cepat habis,” tuturnya.
Dirinya pun menanggapi keluhan masyarakat yang takut kehabisan tiket. Ani tidak mengambil pusing terkait hal tersebut. Menurutnya setiap program tetap memiliki keterbatasan, termasuk anggaran yang disediakan.
“Kalau dari hati yang paling dalam, kami mau saja memberangkatkan semua masyarakat. Tapi kembali inikan program, tentu ada keterbatasannya. Kami doakan masyarakat agar dimudahkan untuk pulang ke kampung halamannya, kami yakin untuk pulang kampung gimana pun caranya pasti diusahakan,” ucapnya.
Team Galaxy Monitor.id ( GM )





