
Deli Serdang ,Galaxy Monitor.id ( GM )
Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kelambir V Kebun menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat serta memberikan santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai di Kantor PP Ranting Kelambir V Kebun, Pasar 2, Dusun 12, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelambir V Kebun Riki Govin Sinaga bersama jajaran pengurus ranting dan anak ranting. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi menjelang waktu berbuka puasa.
Selain pembagian takjil, Pemuda Pancasila Ranting Kelambir V Kebun juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Boston H.P Aritonang, Sekretaris Sabirin, Wakil Sekretaris Agustinus S. Bago, S.Tr.AK, serta Bendahara Raswiyono, ST. Hadir pula pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Hamparan Perak, di antaranya Zulkarnaen Lubis, Gani Sibarani, dan Muliadi, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.
Baca juga: Ribuan Orang Keracunan MBG di Bandung Barat Terungkap, Ini Penyebabnya!! Jawa Barat // Sebanyak 1.333 orang lebih menjadi korban keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ternyata keracunan ini disebabkan oleh bakteri, Senin.(30/9/25) Keracunan massal ini terjadi setelah para korban menyantap MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, hingga penghitungan Jum'at (26/9) yang lalu. Selain di Bandung Barat, sebanyak 657 orang mengalami gejala keracunan akibat mengonsumsi MBG di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Para korban keracunan pun beberapa sempat dipulangkan. Namun, ada pula korban yang datang kembali karena gejala muncul lagi. “Jadi semalam kami temukan 4 pasien KLB keracunan yang datang lagi padahal sebelumnya sudah dinyatakan membaik. Kebetulan saya kan ikut menangani langsung, jadi saya juga hafal betul wajahnya,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat Lia N. Sukandar. Setelah dilakukan penanganan medis, petugas kemudian melakukan anamnesa terhadap pasien tersebut. Anamnesa atau pengumpulan informasi medis melalui wawancara dengan pasien mengemukakan fakta bahwa penyebab gejala berulang itu karena keawaman pasien dan keluarga. “Jadi setelah kita tanya, mereka makan apa di rumah karena kan kita tidak tahu. Ternyata ada yang dikasih jeruk, terus makan ayam goreng, nah apakah itu beli atau masak sendiri kan kita nggak tahu. Jadi hal-hal itu yang membuat mereka bergejala lagi,” kata Lia. Petugas Siaga Dia pun menginstruksikan semua petugas yang siaga di posko penanganan GOR Kecamatan Cipongkor serta tempat penanganan pasien KLB keracunan lainnya agar mengedukasi pasien dan keluarganya soal apa yang boleh dikonsumsi di rumah setelah dinyatakan membaik. “Jadi saya sudah wanti-wanti ke petugas agar mengedukasi pasien bahwa ketika pulang dan dinyatakan membaik itu jangan makan yang macam-macam dulu. Cukup makan bubur saja dan harus yang dimasak sendiri,” ujar Lia. Saat ini di posko penanganan GOR Kecamatan Cipongkor tersisa 12 pasien keracunan massal. Ia siaga menerima pasien baru maupun pasien dengan gejala berulang. Bakteri Jadi Penyebab Keracunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat mengungkapkan penyebab 1.333 orang ini. Ternyata penyebabnya karena bakteri Salmonella dan Bacillus cereus. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Labkesda Dinas Kesehatan Jawa Barat dr Ryan Bayusantika Ristandi menyampaikan bahwa bakteri ditemukan dari sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperiksa tim laboratorium. “Hasil pemeriksaan kami menunjukkan adanya bakteri pembusuk, yakni Salmonella dan Bacillus cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan,” kata Ryan. Dia menjelaskan, salah satu penyebab utama kontaminasi adalah rentang waktu penyiapan hingga penyajian makanan yang terlalu lama. Hal ini memungkinkan bakteri berkembang biak. Jika makanan disimpan pada suhu ruang lebih dari enam jam, apalagi tanpa pengontrolan suhu yang tepat, risiko tumbuhnya bakteri sangat tinggi,” ujarnya. Pentingnya Jaga Higienitas Ryan menekankan pentingnya menjaga higienitas dalam proses pengolahan makanan, mulai penggunaan air bersih hingga kebersihan petugas dapur. Dia menyarankan agar makanan disimpan pada suhu di atas 60 derajat Celsius atau di bawah 5 derajat Celsius untuk mencegah pembusukan. “Pemasak juga harus mengenakan sarung tangan, pakaian bersih, dan memastikan tidak ada terkontaminasi dari bahan lain,” tuturnya. Dinkes Jabar juga mengimbau semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk memperketat protokol keamanan pangan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (Red/Tim)
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan BP2AC Sunggal/Kutalimbaru Naldes Sibarani, S.Com, sementara doa bersama dipimpin oleh Ustadz Azam Hasibuan yang memberikan tausiyah singkat menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam sambutannya, Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelambir V Kebun Riki Govin Sinaga menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat berbagi rezeki dengan masyarakat serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Semoga di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Pemuda Pancasila Ranting Kelambir V Kebun semakin solid, semakin besar, dan terus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Setelah rangkaian kegiatan pembagian takjil dan santunan anak yatim, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara pengurus ranting, anak ranting, tamu undangan serta anak-anak yatim dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut berjalan lancar, aman, tertib dan sukses, serta mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang turut merasakan manfaat dari kegiatan sosial yang digelar Pemuda Pancasila Ranting Kelambir V Kebun.
Editor: Galaxy Monitor.id ( GM )
Reporter: Sam