
Deli Serdang, Komplek Sehati Residence 30 Oktober 2026.
Humas menyampaikan pesan pencerahan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa membangun pola pikir yang dewasa, menjaga integritas, serta memahami arti persahabatan dan persaudaraan yang sesungguhnya.
Menurut Humas, kehidupan sosial, khususnya di lingkungan komplek sehati residence membutuhkan kejujuran, keterbukaan, dan saling menghargai.
Persahabatan tidak cukup hanya dibangun melalui kata-kata manis, pujian, maupun kedekatan sesaat, tetapi harus dibuktikan melalui ketulusan sikap dan perbuatan.
“Jangan mudah menilai seseorang hanya dari apa yang terlihat di hadapan kita. Sebab, tidak semua yang terlihat baik memiliki ketulusan yang sama. Karena itu, kita harus tetap waspada terhadap teman yang bermuka dua dalam persahabatan,” tegas Humas
Persahabatan Bukan Tempat Memanfaatkan Kebaikan
Bram mengingatkan bahwa dalam menjalin hubungan, setiap orang harus mampu membedakan antara sahabat yang benar-benar tulus dengan mereka yang hanya hadir karena kepentingan tertentu.
Persaudaraan sejati tidak mengenal sikap saling menjatuhkan, mengkhianati kepercayaan, ataupun memanfaatkan kebaikan orang lain.
Namun demikian, kewaspadaan bukan berarti harus mencurigai semua orang. Setiap hubungan tetap harus dibangun dengan pikiran positif, tetapi kepercayaan perlu diberikan berdasarkan sikap dan konsistensi perbuatan.
Tahu Diri dan Tahu Batas Adalah Cermin Kedewasaan
Lebih lanjut, Bram menekankan pentingnya memahami prinsip tahu diri dan tahu batas dalam kehidupan sehari-hari.
Tahu diri berarti memahami posisi, menghargai orang lain, dan tidak merasa paling hebat. Sementara tahu batas berarti memahami etika pergaulan, menghormati hak orang lain, serta tidak melampaui kewenangan maupun kepercayaan yang diberikan.
Jangan karena merasa dekat, seseorang kemudian bebas bertindak sesuka hati. Jangan pula karena pernah membantu, lalu merasa berhak mengatur kehidupan orang lain.
Harga diri harus dijaga, persaudaraan harus dihormati, dan kepercayaan jangan pernah dipermainkan.
“Jadilah pribadi yang rendah hati, tetapi jangan kehilangan harga diri. Tetaplah berbuat baik, tetapi jangan membiarkan kebaikan dimanfaatkan.
Hargai persahabatan, tetapi jangan mengorbankan prinsip dan kehormatan diri,” ungkapnya.
Menutup pesannya, Humas mengajak seluruh elemen masyarakat komplek Sehati Residence untuk membangun persaudaraan yang kokoh, saling mendukung dalam kebaikan, serta menghindari perpecahan akibat kepentingan pribadi.
Ingatlah,,, persahabatan membutuhkan ketulusan, kepercayaan membutuhkan pembuktian, dan kehormatan membutuhkan prinsip. Tahu diri, tahu batas, serta tetap waspada merupakan bagian dari kedewasaan seseorang.
Salam Persaudaraan
Humas serta pengurus Komplek Sehati Residence





