banner 728x250

Bangun Kekuatan Spiritual, Satuan Brimob Polda Sumut Mantapkan Mental dan Iman Personel Lewat Binrohtal

Bangun Kekuatan Spiritual, Satuan Brimob Polda Sumut Mantapkan Mental dan Iman Personel Lewat Binrohtal

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

Polda Sumut, Galaxy Monitor.id 20 Pebruari. 2026

Dalam upaya membentuk personel yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) pada Kamis, 19 Februari 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini digelar di Masjid Al-Barokah dan Gereja Oikumene Sat Brimob Polda Sumut, sebagai wujud komitmen pembinaan spiritual bagi seluruh personel sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Personel Muslim mengikuti Binrohtal di Masjid Al-Barokah dengan tausiyah dan bimbingan dari Ustad Khoirul Zaman, S.H.I., S.Pd.I., yang mengajak seluruh personel untuk memperkuat keimanan serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Baca juga:  *_Press Release_*   *Rapat Penyelesaian Konflik Agraria, Wamen Viva Yoga: Sinergi Pemerintah dan DPR Untuk Menuntaskan Sengketa Lahan*   “Sinergi antara DPR dan Pemerintah penting agar penyelesaian sengketa lahan bisa segera tuntas”, ujar Wakil Menteri Transmigasi Viva Yoga Mauladi selepas mengikuti Rapat Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria DPR.   Rapat yang digelar di Ruang Komisi V, Gedung Nusantara, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, 21/1/2026, yang dihadiri oleh anggota Pansus dari semua fraksi DPR itu dipimpin oleh Koordinator Pansus, Saan Mustopa, dan Ketua Harian Pansus, Siti Hediati Soeharto.   Dari Pemerintah, hadir dalam rapat itu Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Desa dan Pembanguanan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.   Lebih lanjut Viva Yoga menuturkan dalam rapat Saan Mustopa meminta kepada masing-masing kementerian untuk menyampaikan masalah terkait tumpang-tindih lahan di kawasan hutan. Saat ini ada ribuan desa dalam kategori tertinggal dan terbelakang karena masuk dalam kawasan hutan sehingga segala akses untuk kebutuhan desa dan penduduknya menjadi terbatas, seperti kesulitan membangun infrastruktur.   Masalah tumpang-tindih lahan di kawasan hutan, tidak hanya menimpa desa, ada ribuan bidang lahan di kawasan transmigrasi juga mengalami hal yang demikian. Menurut Viva Yoga masalah ini harus segera dituntaskan agar adanya kepastian hukum terkait kepemilikan lahan dan tidak terhambatnya roda pembangunan di sana.   Diungkap ada 17.655 bidang tanah transmigrasi berada di kawasan hutan. Dari bidang tanah di kawasan hutan, 4.356 bidang sudah dilepaskan dari status kawasan hutan, 593 bidang proses pelepasan, 9.107 bidang diselesaikan melalui perhutanan sosial, dan 917 bidang dipertimbangkan untuk pelepasan.   Selain penyelesaian melalui mekanisme di atas, ada lahan seluas 2.682 bidang yang perlu diinvetarisasi dan verifikasi lapangan. “Yang belum tuntas kebijakannya akan diselesaikan melalui Pansus ini”, ujarnya. Viva Yoga optimis tumpang-tindih lahan di kawasan transmigrasi bisa segera tuntas.   Dirinya optimis sebab dalam rapat tersebut Pansus Penyelesaian Konflik Agraria DPR memberi dukungan agar kementerian terkait untuk secara bersama memetakan objek reforma agraria yang berada di dalam kawasan hutan dan di luar kawasan hutan. “Adanya dukungan dari Pansus  kepada Pemerintah untuk mempercepat pembuatan kebijakan  Satu Peta (One Map Policy)”, ujar mantan Anggota Komsi IV DPR dua periode itu.   Dikatakan, Pansus meminta kepada kementerian terkait  agar mengoptimalkan kerja sama yang sudah berjalan dan berkomitmen untuk bersinergi dalam pembangunan.

Sementara itu, personel Nasrani melaksanakan pembinaan rohani di Gereja Oikumene bersama Pdt. Daniel Lumban Raja, yang menekankan pentingnya ketulusan hati, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan Binrohtal ini menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter personel Brimob yang tidak hanya tangguh secara fisik dan profesional dalam bertugas, tetapi juga memiliki keteguhan moral, ketenangan batin, serta semangat pengabdian yang tulus.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Diharapkan melalui pembinaan rohani dan mental yang berkesinambungan, setiap personel semakin siap menghadapi berbagai dinamika tugas dengan bijak, arif, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *