banner 728x250

Polda Sumut Musnahkan 161 Kg Sabu dan 435 Kg Ganja, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

Polda Sumut Musnahkan 161 Kg Sabu dan 435 Kg Ganja, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

MEDAN , Galaxy Monitor.id.                 25 Pebruari 2026.

Polda Sumatera Utara memusnahkan ratusan kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus sepanjang Januari hingga 22 Februari 2026. Pemusnahan ini menjadi simbol komitmen tegas kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 63 kasus dengan 95 tersangka. Rinciannya meliputi sabu-sabu seberat 161.279,03 gram (161,27 kg) dan ganja 435.768,52 gram (435,76 kg). Selain itu turut dimusnahkan 61.592 butir pil ekstasi, 186 butir pil Happy Five, ketamin serbuk seberat 21.753,4 gram (21,75 kg), serta 250 unit vape yang mengandung narkotika.

Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti bukan sekadar prosedur hukum, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.

Baca juga:  Duka Mendalam Sabam Rajagukguk: Kehilangan Sosok Tegas dan Lembut Irjenpol (P) Edward Aritonang Cibubur — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM. Malam yang hening di Komplek Perumahan Raffles Hill Blok F5 No. 7, Cibubur, Sabtu (14/03/2026), menjadi saksi kedatangan sejumlah pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Salah satu yang hadir adalah Sabam Rajagukguk, anggota DPR RI Komisi I dari Fraksi Gerindra. Dengan wajah penuh haru, Sabam datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Di hadapan jenazah almarhum, Sabam terlihat berdiri dengan tangan terlipat, memanjatkan doa. Suasana hening menyelimuti ruangan. Tubuh kaku almarhum Irjenpol (P) Edward Aritonang terbaring tenang, dikelilingi keluarga dan kerabat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Bagi Sabam Rajagukguk, sosok almarhum bukan sekadar tokoh yang ia kenal. Ia adalah bagian dari keluarga besar Toga Aritonang dan figur yang sangat dihormati dalam perjalanan hidupnya. Sabam mengenang almarhum sebagai sosok bapak yang sering ia temui, baik di Jakarta maupun pada masa sebelum Pemilihan Legislatif. Salah satu pertemuan yang paling ia ingat terjadi di Hotel Noah, ketika almarhum memberikan banyak nasihat dan motivasi tentang kehidupan. “Bapatua ku ini saya anggap sebagai mentor dalam hidup saya,” ujar Sabam dengan suara yang sarat emosi. Menurutnya, meskipun telah purna tugas dari kepolisian, almarhum tetap menunjukkan semangat hidup yang luar biasa. Ia tidak pernah berhenti memberi contoh kepada generasi muda untuk tetap kuat menghadapi kehidupan. Sabam mengatakan, almarhum selalu mengingatkan agar tidak pernah menyerah pada keadaan. Sikap tegas yang dimiliki almarhum selalu dibarengi dengan kelembutan saat memberikan arahan dan nasihat. “Beliau sosok yang tegas, namun tetap lembut dalam memberikan arahan maupun nasehat,” ungkap Sabam. Kepergian Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang yang pernah mengenalnya. Tidak hanya sebagai figur yang dihormati, tetapi juga sebagai sosok yang selalu memberi semangat dan motivasi kepada banyak orang di sekitarnya. Bagi Sabam Rajagukguk dan keluarga besar, kehilangan ini terasa sangat berat. Sosok yang selama ini menjadi tempat bertanya dan menerima nasihat kini telah berpulang. Namun, kenangan tentang ketegasan, kebijaksanaan, dan semangat hidup almarhum akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah merasakan bimbingannya. Duka itu mungkin tak terucap sepenuhnya, tetapi doa-doa yang dipanjatkan malam itu menjadi bukti bahwa sosok Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM meninggalkan jejak yang dalam di hati banyak orang.

“Pemusnahan ini adalah bukti transparansi dan komitmen kami bahwa setiap barang bukti yang disita tidak akan disalahgunakan. Ini juga pesan tegas kepada para pelaku bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan, secara keseluruhan pada periode yang sama, Ditresnarkoba dan jajaran berhasil mengungkap 923 kasus dengan 1.118 tersangka serta menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar. Dari total pengungkapan tersebut, diperkirakan sebanyak 1.480.551 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Menurut Kapolda, langkah pemusnahan ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara kepolisian, kejaksaan, dan unsur terkait dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional dan akuntabel.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama memerangi narkoba. Laporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. Perang terhadap narkotika adalah perjuangan bersama demi menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.

Baca juga:  *Perkuat Sinergi, Rutan Kelas I Labuhan Deli Laksanakan Kunjungan Silaturahmi ke Polres Belawan*

Polda Sumut memastikan, upaya penindakan dan pemberantasan narkotika akan terus digencarkan secara berkelanjutan guna mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap di wilayah tersebut.

Team, Galaxy Monitor.id ( GM )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *