banner 728x250

Pastikan Bapokting Aman, Subdit I Indag Krimsus Polda Sumut Sidak Pasar di Medan

Pastikan Bapokting Aman, Subdit I Indag Krimsus Polda Sumut Sidak Pasar di Medan

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

Medan, Galaxy Monitor.id 06 Maret 2026

Pastikan harga dan ketersediaan bahan Pokok Penting (Bapokting) Aman di bulan Suci Ramadhan. Subdit I Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara melaksanakan Inspeksi Mendadak (sidak) ke sejumlah pasar Tradisional di Kota Medan dan sekitarnya, Jum’at (6/3/2026) pagi hingga siang.

“Hari ini Monitoring kita lakukan serentak di beberapa pasar di Kota Medan, dan tim kita saat ini melakukan monitoring di Pasar Petisah Medan untuk memantau peredaran stok dan mutu keamanan pangan yang akan dikonsumsi konsumen agar dari sisi harga terjamin, terjangkau, dari segi mutunterjamin dan dari sisi keamanannya dapat dikonsumsi oleh konsumen khususnya warga Kota Medan,”ungkap Kanit I Subdit Indag Krimsus, AKP P Siallagan didampingi Kepala Pasar Petisah Medan, Bananda.

Lanjutnya, Hasil pantauan harga di Pasar Petisah Medan, hampir semua komoditi Bapokting masih dijual mengikuti harga eceran tertinggi (HET). Termasuk harga Ayam potong ditingkat pedagang dijual dengan harga Rp 40 ribu. Sedangkan harga daging sapi dijual dengan harga Rp 140 ribu/Kg.

“Untuk daging Sapi, kita sudah melakukan pengecekan stok ke kandang penggemukan sapi di Deliserdang. Stoknya masih aman dan terjamin sampai Hari Raya Idulfitri mendatang. Semoga produsen menjual sesuai harga jual ke Rumah Potong Hewan (RPH)”, jelasnya.

Baca juga:  Sterilisasi Ketat Jelang Laga PSMS vs FC Bekasi City, Gegana Brimob Sumut Pastikan Stadion Aman

Di tempat terpisah, Panit 1 Subdit Indag Krimsus Polda Sumut, Ipda E.Barus dan Aiptu Budi Ginting melakukan wawancara kepada sejumlah Pedagang yang ada di Pasar Tradisional Kwala Bekala Jl. Pintu Air IV Medan Johor, Medan.

Seperti di Toko Heppy yang menjual Sembako. Hingga saat ini, harga Gula dan Beras masih tetap. Sedangkan Minyak belum ada lonjakan.

“Harga sekarang belum begitu naik Pak. Masih sama,” ujar pemilik warung.

Sementara itu di Toko Kaban, harga Cabai Merah dan Hijau (Rawit) masih Standar. Begitu juga Bawang Merah dan Tomat.

Dari hasil monitoring di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kelangkaan Bapokting maupun kenaikan harga yang signifikan. Pedagang masih melakukan Aktifitasnya seperti biasa.

“Kami melakukan monitoring Pasar ini atas perintah Bapak Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Rahmat Budi Handoko melalui Kasubdit I/Indag AKBP Budi Prasetyo. Secara umum kondisi Bapokting di Pasar-pasar yang disidak masih dalam keadaan aman dan terkendali”, ujar Barus di lokasi.

Baca juga:  Lakukan Pencurian Sarang Walet, Herman dan 3 orang Pelaku Lainnya Ditetapkan Sebagai Tersangka di Polda Sumut MEDAN // Herman alias Donnie bersama tiga (3) orang yakni Syukur Krisman Harefa, Rudi Supriyanto Alias Edi dan Indra Feri Raju Saputra Napitupulu alias Edi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pencurian sarang burung walet di Jl. Karet Lk.2 , Gunung Sitoli, Nias atas laporan dari korban Ramadin dengan nomor STTLP/B/1219/X/2023/SPKT/Polda Sumatera Utara tanggal 11 Oktober 2023. Herman bersama 3 orang pelaku lain diduga melakukan kejahatan tersebut yang terekam kamera CCTV dengan cara merusak gembok dengan gerenda potong, dan mendobrak pintu mengambil tiga karung goni seberat 30 kg sarang walet, hingga pelapor mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta, yang mana penanganan kasus tersebut sudah berjalan 2 tahun. Marimon Nainggolan, SH MH, selaku kuasa Hukum pelapor menginformasikan kepada media, proses hukum dilakukan Penyidik pada Subdit II Ditreskrimum Polda Sumut benar telah menetapkan Herman Hariawan alias Donnie dan 3 orang lainnya sebagai tersangka sebagaimana dituangkan dalam SPDP tanggal 21 Juni 2024 yang sampaikan Penyidik kepada Kejaksaan Tinggi Sumut dan diteruskan kepada Pelapor. Penyidikan perkara tersebut hingga saat ini masih berproses di Polda Sumut dan infomasi yang diperoleh Kuasa Hukum Pelapor dimana pemberkasan atas perkara tersebut dilakukan secara splitsing, dimana berkas atas nama tersangka Herman Hariawan alias Doni sudah pernah di limpahkan kepada JPU dan Penyidik sedang melengkapi petunjuk jaksa dan segera mungkin akan dikirim lagi ke JPu untuk diteliti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun berkas perkara atas 3 orang lainnya masih proses pemanggilan sebagai Tersangka, untuk itu Korban melalui Kuasa hukumnya berharap proses hukum terhadap para Tersangka dapat segera disidangkan di pengadilan supaya jelas kepastian hukumnya, mengingat perkara perdata yang sempat menjadi hambatan penyidikan sudah memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung. Hingga berita ini naik ke meja redaksi, saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sumut dan Kejaksaan belum memberikan tanggapannya terkait perkara ini. (Red/Tim)

Polda Sumut memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menghadapi peningkatan kebutuhan Masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Salah seorang pedagang Beru Ginting menyambut baik monitoring yang dilakukan Polda. Ini baik juga kepada pedagang agar Masyarakat tidak Panik dengan harga. Untuk Sembako, Daging dan Ikan semua ada di Pasar Bkala.

“Terimakasih Polda Sumut sudah turun ke Pasar Kami,”ucapnya.

Team Galaxy Monitor.id ( GM )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *