banner 728x250

Ketua DPW Pujaketarub Sumut Gelar Open House Bersama Jajaran DPP dan Srikandi Silaturahmi di Tahun Baru 2026 Semoga Lebih Sukses Lagi

Ketua DPW Pujaketarub Sumut Gelar Open House Bersama Jajaran DPP dan Srikandi Silaturahmi di Tahun Baru 2026 Semoga Lebih Sukses Lagi

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

Medan ,10 Januari 2026 Galaxy Monitor

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru 2026 yang digelar Ketua DPW Pujaketarub Sumut Ibu Honni Simamora SE MM bersama sang suami Assoc Prof. Dr. Janter Napitupulu, dan turut mengundang Jajaran DPP, DPD serta Srikandi Pujaketarub se-Sumut, pada Jum’at.(9/1/26)

Pasangan ini mengadakan open house dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 bersilaturahmi kembali bersama Ketua DPP Pujaketarub Nasional Bapak Hermawan SH MH, turut didampingi oleh istri dan Jajaran DPP lainnya

Dalam kata sambutannya Ketua DPP Pujaketarub Nasional Bapak Hermawan SH MH, mengatakan bahwa, “Terimakasih kepada ibu Honni beserta Bapak Janter untuk acara yang sangat luar biasa di tahun 2026, karena itu menunjukkan sikap yang tangguh dalam perjuangan untuk membesarkan DPW Pujaketarub di Provinsi Sumatera Utara dengan dapat mengumpulkan mulai dari Jajaran DPP, DPW Srikandi, DPD Deli Serdang, DPD Kota Medan, serta Para Pengurus PAC Pujaketarub yang turut memeriahkan acara ini, sebab akan ada rencana program yang lebih besar lagi dilakukan menuju Pelantikan DPW Pujaketarub Sumut pada Bulan April dengan akan dihadiri langsung oleh Bapak Ganjar Pranowo selaku Dewan Ketua Pembina Nasional”, tegasnya dihadapan khusus keluarga besar Pujaketarub keseluruhan yang hadir.

Baca juga:  Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Namorambe dan Komite Sekolah Disorot — Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS dan Kutipan SPP Rp70 Ribu per Siswa Mencuat Deli Serdang | Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Namorambe, Anna Simanjuntak, dan Komite Sekolah berinisial SYR yang juga diketahui merupakan oknum wartawan, kini menuai sorotan tajam. Pengelolaan dan pengalokasian Dana BOS serta kutipan SPP pertahunnya yang mencapai miliaran rupiah dinilai janggal dan perlu diawasi. Dugaan penyalahgunaan anggaran ini mencuat setelah tim wartawan melakukan penelusuran langsung ke SMA Negeri 1 Namorambe, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang. Dari hasil kunjungan, ditemukan sejumlah kejanggalan pada pelaksanaan pembangunan dan transparansi penggunaan anggaran sekolah. Beberapa siswa yang berhasil ditemui di lokasi mengaku bahwa pihak sekolah melakukan kutipan SPP sebesar Rp70.000 per bulan per siswa, meskipun sekolah sudah menerima dana BOS dari pemerintah. Selain itu, tim wartawan menemukan adanya pembangunan beberapa ruangan dan proyek tembok pagar sepanjang 40 meter di lingkungan sekolah. Namun, proyek tersebut tidak dilengkapi dengan plang informasi publik sebagaimana diatur dalam ketentuan proyek pemerintah — yang seharusnya memuat sumber dana, waktu pelaksanaan, serta pelaksana proyek. Salah satu pelaksana proyek, Sembiring, mengaku bahwa anggaran pembangunan tembok tersebut berasal dari Dana BOS sebesar sekitar Rp40 juta. Padahal, berdasarkan data yang diperoleh dari sumber internal, alokasi dana sarana dan prasarana sekolah untuk tahun 2024–2025 mencapai sekitar Rp300 juta. Berikut data yang diperoleh wartawan dari dokumen internal sekolah: --- Rincian Dana BOS 2024 Tahap I Total Dana: Rp534.280.000 Pencairan: 18 Januari 2024 Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp210.575.066 Honor: Rp41.712.000 Total penggunaan: Rp498.423.840 Dana BOS 2024 Tahap II Total Dana: Rp534.280.000 Pencairan: 12 Agustus 2024 Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp99.189.399 Multimedia pembelajaran: Rp96.000.000 Total penggunaan: Rp529.792.330 Dana BOS 2025 Tahap I Total Dana: Rp527.440.000 Pencairan: 22 Januari 2025 Multimedia pembelajaran: Rp143.000.000 Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp99.306.800 Honor: Rp108.216.000 Total penggunaan: Rp514.401.350 --- Dengan total dana BOS mencapai lebih dari Rp1,5 miliar dalam kurun waktu dua tahun terakhir, publik menilai perlu adanya audit mendalam terhadap pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Namorambe. Terpisah, Ketua DPD Media Organisasi Siber Indonesia (MOSI) Sumatera Utara, Marolop Sihotang yang juga Pimpinan Redaksi Boaboa.id / BBTV, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat resmi permohonan klarifikasi dan konfirmasi ke sejumlah instansi, antara lain Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Inspektorat Deli Serdang, Kejaksaan Tinggi Sumut, dan Polda Sumut. > “Kami akan menyurati instansi terkait agar melakukan audit dan pemeriksaan transparan terhadap penggunaan Dana BOS di SMA Negeri 1 Namorambe. Hal ini penting agar publik tidak menilai ada pembiaran dari dinas maupun aparat hukum,” ujar Marolop Sihotang. MOSI Sumut menilai, pengawasan dan transparansi penggunaan Dana BOS sangat penting agar tidak terjadi penyelewengan dan penyalahgunaan kewenangan. Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum diharapkan segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan audit dan investigasi menyeluruh, guna memastikan penggunaan Dana BOS di SMA Negeri 1 Namorambe sesuai dengan peraturan dan petunjuk teknis yang berlaku.

Sekitar ratusan tamu hadir memadati lokasi acara di Jalan Pelopor, Kec.Medan Kota sejak pagi hingga malam harinya. Dimana Antusiasme para undangan menjadi cerminan eratnya hubungan silaturahmi yang selama ini terjalin antara Ibu Honni dengan Keluarga Besar Pujaketarub.

Para tamu disambut dengan aneka hidangan yang menggugah selera, ditambah Alunan musik hiburan turut menambah semarak suasana, menciptakan keakraban di antara para tamu yang hadir.

Menariknya, Ibu Honni dan Bapak Janter Napitupulu tampak turun langsung menyambut dan melayani para tamu. Sikap ramah dan tanpa sekat tersebut semakin menegaskan nuansa kekeluargaan yang kental sepanjang acara.

Ibu Honni mengungkapkan, open house ini akan menjadi agenda rutin tahunan yang digelar sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu di Provinsi Sumatera Utara.

Baca juga:  Kapolres Lhokseumawe Serahkan Bantuan Ampli dan Mikrofon untuk Masjid Syuhada Madan

“Open house ini sudah biasa menjadi tradisi tahunan kami. Momentum Tahun Baru kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat kebersamaan dengan keluarga besar kita,” ujarnya.

Acara berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban hingga selesai, menjadi penanda awal Tahun Baru 2026 yang diisi dengan semangat persatuan, kebersamaan, dan harapan yang lebih baik kedepannya. (Red/Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *