
Yunani, Galaxy Monitor.id 1 Maret. 2026
Kapal induk terbesar milik Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, dilaporkan bertolak dari pangkalan angkatan laut di Kreta, Yunani, pada Minggu.(1/3/26)
Pergerakan kapal raksasa itu terjadi saat Washington meningkatkan pengerahan kekuatan militernya di kawasan Mediterania, sebagai sinyal tekanan yang semakin kuat terhadap Iran.
Momentum keberangkatan ini juga berbarengan dengan dimulainya kembali jalur diplomasi tidak langsung antara AS dan Iran.
Kapal induk tersebut meninggalkan pangkalan US Naval Support Activity Souda Bay di Pulau Kreta, setelah sebelumnya bersandar sejak Senin.
Kedutaan Besar AS di Athena enggan memberikan keterangan.
Mereka meminta agar pertanyaan terkait pergerakan kapal dialamatkan langsung ke Pentagon di Washington.
Keberangkatan USS Gerald R. Ford berlangsung bersamaan dengan putaran baru perundingan AS dan Iran di Jenewa.
Fokus utama pembicaraan adalah program nuklir Iran yang selama ini menjadi sumber ketegangan dengan negara-negara Barat.
Selain kapal induk tersebut, AS kini menempatkan lebih dari selusin kapal perang di Timur Tengah.
Armada itu mencakup satu kapal induk lain, USS Abraham Lincoln, sembilan kapal perusak, serta tiga kapal tempur tambahan.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya memerintahkan serangan terhadap Iran tahun lalu.
Ia juga berulang kali mengancam akan mengambil tindakan militer baru jika Iran tidak menyepakati perjanjian nuklir terbaru.
Negara-negara Barat menilai program nuklir Iran berpotensi mengarah pada pengembangan senjata nuklir, tuduhan yang terus dibantah oleh Teheran.
( Team Galaxy Monitor.id ) GM
Berita Terkait
*Personel Dit Samapta Polda Sumut Amankan Pemuda Bawa Samurai Saat Patroli di Wilayah Polres Pelabuhan Belawan* Belawan – Personel Dit Samapta Polda Sumut yang diperbantukan ke Polres Pelabuhan Belawan melakukan penangkapan terhadap seorang pemuda berinisial FP (22) yang kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai, pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekira pukul 02.30 WIB. Penangkapan tersebut dilakukan di Jalan Besar Desa Klumpang saat personel melaksanakan patroli antisipasi gangguan kamtibmas berupa tawuran dan aksi geng motor di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kapolsek Hamparan Perak Kompol Ridwanto menjelaskan bahwa penangkapan bermula saat petugas melihat dua pemuda berboncengan sepeda motor sambil membawa sebilah senjata tajam. “Pada saat patroli, personel Dit Samapta Polda Sumut melihat dua orang pemuda berboncengan sepeda motor dengan membawa sebilah sajam jenis samurai. Melihat hal tersebut, petugas langsung melakukan pengejaran,” ujar Kompol Ridwanto. Ia menambahkan, saat hendak diamankan, kedua pemuda tersebut melakukan perlawanan. “FP bersama rekannya melakukan perlawanan dengan mengayunkan samurai ke arah petugas. Namun berkat kesigapan personel, FP berhasil diamankan, sementara rekannya melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran,” jelasnya. Saat ini FP telah diamankan di Polsek Hamparan Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, guna mencegah terjadinya tawuran maupun aksi geng motor yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
