banner 728x250

Empat Pria Asal Sumba NTT Ditangkap Usai Keroyok Babinsa di Bima, Satu Pelaku Masih Buron

Empat Pria Asal Sumba NTT Ditangkap Usai Keroyok Babinsa di Bima, Satu Pelaku Masih Buron

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

 

Bima , Galaxy Monitor.id ( GM ) 21 April 2026

Kasus pengeroyokan terhadap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) terjadi di Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (20/4/2026) siang.

Empat pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur, diduga menjadi pelaku dalam insiden tersebut.

Kapolsek Monta, Iptu Sudarto, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita dan sempat memicu kemarahan warga setempat.

“Para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap Babinsa. Warga yang melihat kejadian itu hampir mengamuk,” ujarnya.

Korban diketahui merupakan seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) bernama Sertu Sulaiman yang tengah berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Menurut Kapolsek, insiden bermula saat empat pria asal Sumba datang ke Desa Sakuru untuk bekerja sebagai buruh angkut panen padi. Setibanya di lokasi, mereka diminta oleh korban untuk mengangkut padi dari area persawahan.

Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan. Para pelaku justru ingin mengangkut padi yang berada di pinggir jalan. Perbedaan pendapat itu memicu cekcok yang kemudian berujung pada aksi pengeroyokan terhadap korban.

Melihat Sertu Sulaiman dikeroyok, warga Desa Sakuru langsung bereaksi dan mengejar para pelaku. Tiga orang di antaranya sempat menyelamatkan diri dengan masuk ke rumah warga, namun lokasi tersebut kemudian dikepung massa.

Baca juga:  BARAHATI Ingatkan Pemerintah: Jangan Biarkan Koin Bar Rusak Masa Depan Generasi Muda

Aparat dari Polsek Monta bersama Koramil setempat segera turun tangan untuk mengendalikan situasi dan mencegah aksi main hakim sendiri.

“Untuk menghindari amukan massa, tiga terduga pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polres Bima,” jelas Sudarto.

Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada pihak berwenang.

Kasus ini kini dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap secara detail motif serta peran masing-masing pelaku.

Team Galaxy Monitor.id ( GM )

Harus Berimbang dan Persuasif 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *