
Belawan, Galaxy Monitor.id ( GM ) 03 Juli. 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Belawan mencatat kinerja positif pada sejumlah aktivitas operasional pelabuhan. Hingga Mei 2026, arus peti kemas Pelabuhan Belawan mencapai 531,2 ribu Twenty-foot Equivalent Units (TEUs), meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 505,8 ribu TEUs.
Capaian ini menunjukkan meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang melalui Pelabuhan Belawan sebagai salah satu simpul logistik utama di wilayah Sumatera utara.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal mengatakan kenaikan arus peti kemas di Pelabuhan Belawan ditopang oleh penguatan layanan pelayaran serta peningkatan aktivitas pengiriman barang, baik untuk segmen internasional maupun domestik.
“Peningkatan arus peti kemas internasional antara lain didorong oleh penguatan konektivitas layanan pelayaran melalui tambahan kunjungan kapal, kehadiran sejumlah shipping line baru, serta peningkatan volume dari shipping line eksisting. Sementara itu, pertumbuhan peti kemas domestik ditopang oleh peningkatan volume dari sejumlah perusahaan pelayaran nasional,” ujar Yusrizal.
Dari sisi kesiapan operasional, Pelabuhan Belawan didukung oleh peralatan utama berupa 6 unit container crane pada sisi dermaga dan 12 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) pada sisi lapangan. Performa RTG menunjukkan kondisi operasional yang baik, dengan rata-rata availability sebesar 96,2 persen.
Baca juga: Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Namorambe dan Komite Sekolah Disorot — Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS dan Kutipan SPP Rp70 Ribu per Siswa Mencuat Deli Serdang | Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Namorambe, Anna Simanjuntak, dan Komite Sekolah berinisial SYR yang juga diketahui merupakan oknum wartawan, kini menuai sorotan tajam. Pengelolaan dan pengalokasian Dana BOS serta kutipan SPP pertahunnya yang mencapai miliaran rupiah dinilai janggal dan perlu diawasi. Dugaan penyalahgunaan anggaran ini mencuat setelah tim wartawan melakukan penelusuran langsung ke SMA Negeri 1 Namorambe, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang. Dari hasil kunjungan, ditemukan sejumlah kejanggalan pada pelaksanaan pembangunan dan transparansi penggunaan anggaran sekolah. Beberapa siswa yang berhasil ditemui di lokasi mengaku bahwa pihak sekolah melakukan kutipan SPP sebesar Rp70.000 per bulan per siswa, meskipun sekolah sudah menerima dana BOS dari pemerintah. Selain itu, tim wartawan menemukan adanya pembangunan beberapa ruangan dan proyek tembok pagar sepanjang 40 meter di lingkungan sekolah. Namun, proyek tersebut tidak dilengkapi dengan plang informasi publik sebagaimana diatur dalam ketentuan proyek pemerintah — yang seharusnya memuat sumber dana, waktu pelaksanaan, serta pelaksana proyek. Salah satu pelaksana proyek, Sembiring, mengaku bahwa anggaran pembangunan tembok tersebut berasal dari Dana BOS sebesar sekitar Rp40 juta. Padahal, berdasarkan data yang diperoleh dari sumber internal, alokasi dana sarana dan prasarana sekolah untuk tahun 2024–2025 mencapai sekitar Rp300 juta. Berikut data yang diperoleh wartawan dari dokumen internal sekolah: --- Rincian Dana BOS 2024 Tahap I Total Dana: Rp534.280.000 Pencairan: 18 Januari 2024 Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp210.575.066 Honor: Rp41.712.000 Total penggunaan: Rp498.423.840 Dana BOS 2024 Tahap II Total Dana: Rp534.280.000 Pencairan: 12 Agustus 2024 Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp99.189.399 Multimedia pembelajaran: Rp96.000.000 Total penggunaan: Rp529.792.330 Dana BOS 2025 Tahap I Total Dana: Rp527.440.000 Pencairan: 22 Januari 2025 Multimedia pembelajaran: Rp143.000.000 Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp99.306.800 Honor: Rp108.216.000 Total penggunaan: Rp514.401.350 --- Dengan total dana BOS mencapai lebih dari Rp1,5 miliar dalam kurun waktu dua tahun terakhir, publik menilai perlu adanya audit mendalam terhadap pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Namorambe. Terpisah, Ketua DPD Media Organisasi Siber Indonesia (MOSI) Sumatera Utara, Marolop Sihotang yang juga Pimpinan Redaksi Boaboa.id / BBTV, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat resmi permohonan klarifikasi dan konfirmasi ke sejumlah instansi, antara lain Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Inspektorat Deli Serdang, Kejaksaan Tinggi Sumut, dan Polda Sumut. > “Kami akan menyurati instansi terkait agar melakukan audit dan pemeriksaan transparan terhadap penggunaan Dana BOS di SMA Negeri 1 Namorambe. Hal ini penting agar publik tidak menilai ada pembiaran dari dinas maupun aparat hukum,” ujar Marolop Sihotang. MOSI Sumut menilai, pengawasan dan transparansi penggunaan Dana BOS sangat penting agar tidak terjadi penyelewengan dan penyalahgunaan kewenangan. Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum diharapkan segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan audit dan investigasi menyeluruh, guna memastikan penggunaan Dana BOS di SMA Negeri 1 Namorambe sesuai dengan peraturan dan petunjuk teknis yang berlaku.
“Peralatan tersebut berperan dalam mendukung kegiatan bongkar muat peti kemas, mulai dari pelayanan kapal hingga penanganan peti kemas di area lapangan penumpukan,” jelas Yusrizal.
Kinerja positif Pelabuhan Belawan juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah hinterland. Pada periode yang sama, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara tumbuh 4,98 persen, dengan sektor perdagangan tumbuh 10,63 persen serta sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,52 persen. Sementara itu, PDRB Riau tumbuh 4,89 persen, didukung antara lain oleh peningkatan sektor industri pengolahan dan perdagangan.
Seiring meningkatnya aktivitas logistik, Pelindo menjaga pengelolaan layanan di Pelabuhan Belawan agar berjalan terukur dan adaptif terhadap dinamika arus barang. Dukungan operasional terminal juga terus diperkuat untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa serta aktivitas perdagangan domestik dan internasional.
“Belawan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi regional. Karena itu, Pelindo akan terus menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan kepelabuhanan agar dapat mendukung kebutuhan perdagangan dan distribusi barang secara berkelanjutan,” pungkas Yusrizal.
*selesai*
Team Galaxy Monitor.id ( GM )
Harus Berimbang dan Persuasif