Breaking News
Kapolrestabes Medan Arahkan Personel Tetap Humanis dalam Pengamanan Aksi KBMN di DPRD Sumut *MEDAN,–* Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Nommensen (KBMN) Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (22/6/2026). Aksi yang membawa enam tuntutan terkait kebijakan nasional tersebut berlangsung dinamis, namun tetap dapat dikendalikan berkat pendekatan humanis, sabar, dan dialogis dari aparat gabungan. Sejak awal kegiatan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak turun langsung memantau jalannya pengamanan di lapangan. Bersama personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, ia memastikan penyampaian aspirasi mahasiswa dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Massa KBMN tiba di depan Gedung DPRD Sumatera Utara setelah melakukan long march. Dalam aksinya, mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, revisi UU TNI dan UU Polri, stabilisasi ekonomi nasional, pengesahan UU Perampasan Aset dan UU Masyarakat Adat, serta revitalisasi pendidikan nasional. Dalam perjalanannya, situasi sempat mengalami peningkatan eskalasi ketika sebagian massa berupaya menerobos barikade, membakar ban, serta melempar botol air mineral ke arah area pengamanan. Meski demikian, aparat tetap bersikap tenang, tidak terpancing, dan mengedepankan pendekatan persuasif. Di tengah situasi tersebut, Kapolrestabes Medan kembali menegaskan arahan kepada seluruh personel agar tetap mengedepankan sikap humanis. “Saya minta seluruh personel tetap sabar, humanis, dan jangan terpancing. Tugas kita adalah mengamankan serta melayani masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum,” tegasnya melalui pengeras suara. Arahan itu menjadi pedoman penting bagi seluruh personel di lapangan. Pendekatan dialogis terus diutamakan meski situasi beberapa kali memanas akibat aksi dorong dan pelemparan. Ketegangan kembali muncul saat massa mengetahui keberadaan Rektor Universitas HKBP Nommensen di dalam Gedung DPRD Sumut. Sejumlah mahasiswa menyampaikan kekecewaan karena sebelumnya permohonan penggunaan atribut kampus dalam aksi tidak disetujui pihak universitas. Koordinator aksi, Mujijat Silalahi, menyampaikan bahwa pihaknya telah lebih dahulu mengajukan pemberitahuan serta permohonan izin penggunaan atribut kampus, namun ditolak dengan alasan aspirasi tersebut tidak mewakili seluruh mahasiswa. Kekecewaan massa semakin meningkat ketika mengetahui adanya pertemuan antara pihak rektorat dan legislatif di dalam gedung, yang kemudian memicu kembali aksi protes di luar area pengamanan. Di tengah dinamika tersebut, aparat kepolisian terus membuka ruang komunikasi dan mendorong terciptanya dialog antara mahasiswa dan DPRD Sumut. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika perwakilan DPRD akhirnya menerima massa aksi untuk berdialog. Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H. Salman Alfarisi, Lc., M.A. dari Fraksi PKS serta Anggota Komisi A DPRD Sumut Irham Buana Nasution, S.H., M.Hum. dari Fraksi Partai Golkar. Pertemuan berlangsung terbuka dan diisi dengan penyampaian seluruh tuntutan mahasiswa. Meski sebagian massa masih menyampaikan kekecewaan karena pimpinan DPRD tidak hadir langsung, aparat tetap menjaga suasana tetap kondusif dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan pelayanan humanis. Pada beberapa momen ketika terjadi aksi dorong dan pelemparan, petugas tetap bertindak terukur, profesional, dan tidak melakukan tindakan berlebihan. Berkat kesabaran seluruh unsur pengamanan, komunikasi yang baik, serta pendekatan dialogis, situasi akhirnya dapat dikendalikan tanpa terjadi bentrokan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan kembali ke Universitas HKBP Nommensen. Secara keseluruhan, pengamanan aksi melibatkan 644 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Perhubungan. Aksi berlangsung aman dan kondusif, sekaligus mencerminkan komitmen aparat dalam mengawal kebebasan menyampaikan pendapat secara humanis, profesional, dan berkeadilan. *(Tim)* Personel Jajaran Kodim 0808/Blitar Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Semester I Ombudsman Soroti Kesiapan Higiene Sanitasi dan Tata Kelola Pengawasan SPPG di Sumatera Utara PUSPHA Dan Mahasiswa Peringatkan Pejabat Dan Petinggi Parpol Jangan intervensi Kasus Korupsi KIP-K *Semangat Baru Mengawal Gerbang Indonesia di NTT, Saroha Manullang resmi dilantik jadi Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT*
banner 728x250
Uncategorized  

Duka Mendalam Sabam Rajagukguk: Kehilangan Sosok Tegas dan Lembut Irjenpol (P) Edward Aritonang Cibubur — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM. Malam yang hening di Komplek Perumahan Raffles Hill Blok F5 No. 7, Cibubur, Sabtu (14/03/2026), menjadi saksi kedatangan sejumlah pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Salah satu yang hadir adalah Sabam Rajagukguk, anggota DPR RI Komisi I dari Fraksi Gerindra. Dengan wajah penuh haru, Sabam datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Di hadapan jenazah almarhum, Sabam terlihat berdiri dengan tangan terlipat, memanjatkan doa. Suasana hening menyelimuti ruangan. Tubuh kaku almarhum Irjenpol (P) Edward Aritonang terbaring tenang, dikelilingi keluarga dan kerabat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Bagi Sabam Rajagukguk, sosok almarhum bukan sekadar tokoh yang ia kenal. Ia adalah bagian dari keluarga besar Toga Aritonang dan figur yang sangat dihormati dalam perjalanan hidupnya. Sabam mengenang almarhum sebagai sosok bapak yang sering ia temui, baik di Jakarta maupun pada masa sebelum Pemilihan Legislatif. Salah satu pertemuan yang paling ia ingat terjadi di Hotel Noah, ketika almarhum memberikan banyak nasihat dan motivasi tentang kehidupan. “Bapatua ku ini saya anggap sebagai mentor dalam hidup saya,” ujar Sabam dengan suara yang sarat emosi. Menurutnya, meskipun telah purna tugas dari kepolisian, almarhum tetap menunjukkan semangat hidup yang luar biasa. Ia tidak pernah berhenti memberi contoh kepada generasi muda untuk tetap kuat menghadapi kehidupan. Sabam mengatakan, almarhum selalu mengingatkan agar tidak pernah menyerah pada keadaan. Sikap tegas yang dimiliki almarhum selalu dibarengi dengan kelembutan saat memberikan arahan dan nasihat. “Beliau sosok yang tegas, namun tetap lembut dalam memberikan arahan maupun nasehat,” ungkap Sabam. Kepergian Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang yang pernah mengenalnya. Tidak hanya sebagai figur yang dihormati, tetapi juga sebagai sosok yang selalu memberi semangat dan motivasi kepada banyak orang di sekitarnya. Bagi Sabam Rajagukguk dan keluarga besar, kehilangan ini terasa sangat berat. Sosok yang selama ini menjadi tempat bertanya dan menerima nasihat kini telah berpulang. Namun, kenangan tentang ketegasan, kebijaksanaan, dan semangat hidup almarhum akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah merasakan bimbingannya. Duka itu mungkin tak terucap sepenuhnya, tetapi doa-doa yang dipanjatkan malam itu menjadi bukti bahwa sosok Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM meninggalkan jejak yang dalam di hati banyak orang.

  Cibubur , Galaxy Monitor id ( GM ) 16 Maret. 2026. Duka mendalam menyelimuti…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.