banner 728x250

‎LANGKAH PERTAMA MENUJU LAUT PENGABDIAN: KODAERAL I TEGAKKAN SELEKSI YANG BERSIH DAN TRANSPARAN

‎LANGKAH PERTAMA MENUJU LAUT PENGABDIAN: KODAERAL I TEGAKKAN SELEKSI YANG BERSIH DAN TRANSPARAN

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

‎Belawan, TNI AL Galaxy Monitor.id      ( GM )  20 Agustus. 2026.

Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut yang bersih, transparan,an objektif, dan berintegritas melalui penandatanganan Pakta Integritas penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Pria dan Calon Tamtama (Cata) PK TNI AL Gelombang III Tahun Anggaran 2026 Panda Kodaeral I. Kamis (20/08/2026)

‎Dalam kegiatan tersebut, sambutan Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., dibacakan oleh Wakil Komandan Kodaeral I Brigjen TNI (Mar) Ali Bahar Saragih, S.E., M.M.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi wujud nyata keseriusan Kodaeral I dalam menghadirkan proses seleksi yang profesional sekaligus memberikan jaminan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI AL.

‎Dalam sambutannya, Komandan Kodaeral I menyampaikan bahwa Pakta Integritas merupakan salah satu langkah konkret TNI Angkatan Laut dalam mengimplementasikan Reformasi Birokrasi, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan tata kelola.

pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Proses penerimaan prajurit TNI AL juga terus dipublikasikan secara luas kepada masyarakat agar informasi dapat diakses secara terbuka.

‎Pada penerimaan Caba PK Pria dan Cata PK TNI AL Gelombang III TA 2026 Panda Kodaeral I, tercatat 2.362 peserta telah melakukan pendaftaran secara online, terdiri dari 1.791 Caba PK Pria dan 571 Cata PK. Para peserta berasal dari wilayah Panda Belawan serta Subpanda Lhokseumawe, Dumai, Tanjung Balai Asahan, dan Simeulue.

Baca juga:  Diduga Ada Pembiaran, Sekjen SIP Soroti Perambahan Hutan di Labura Medan,– Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP), Edison Marbun, mengecam keras dugaan praktik perambahan hutan yang terjadi di Desa Lobu Huala dan Desa Hasang, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara. Senin, 26 Januari 2026 Edison menyatakan keprihatinan mendalam karena dugaan perambahan tersebut terjadi di tengah kondisi Sumatera Utara yang baru saja dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai rasa kemanusiaan dan akal sehat masyarakat. “Perambahan hutan di saat masyarakat masih berjuang menghadapi dampak bencana adalah tindakan yang sangat tidak berperikemanusiaan dan di luar nalar,” tegas Edison Marbun. Ia menilai lemahnya pengawasan menjadi faktor utama maraknya perambahan hutan, sehingga Pemerintah Pusat perlu turun tangan langsung dan mengevaluasi pejabat terkait yang memiliki kewenangan pengawasan kawasan hutan. Edison juga mengungkapkan titik koordinat lokasi yang diduga menjadi area perambahan, yakni Latitude 2.368518 dan Longitude 99.542787, yang menurut laporan masih berlangsung aktivitas di lokasi tersebut hingga saat ini. Lebih lanjut, Edison menduga adanya oknum pejabat yang melakukan pembiaran, sehingga praktik perambahan hutan terus terjadi tanpa penindakan serius. “Kami menduga ada pembiaran yang disengaja. Karena itu, kami mendesak Kepolisian dan TNI untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan menangkap seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya. Secara tegas, Edison Marbun meminta dan memohon kepada Kejaksaan Agung RI, Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kehutanan, serta Menteri Lingkungan Hidup untuk segera mengambil langkah hukum tegas terhadap dugaan perambahan hutan tersebut. Ia menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto tidak pernah mentolerir praktik perusakan hutan dalam bentuk apa pun, terlebih di saat rakyat sedang menghadapi bencana alam. “Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat,” pungkas Edison Marbun. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen dengan menurunkan alat berat di lokasi tersebut, terkait dugaan perambahan, terus diupayakan untuk di konfirmasi guna mengali informasi lebih lanjut.(Red/Tim)

Dari jumlah tersebut, sebanyak 689 peserta telah melaksanakan validasi, terdiri atas 508 Caba PK Pria dan 181 Cata PK. Tingginya animo tersebut menjadi gambaran kuat bahwa semangat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Laut terus tumbuh.

‎Melalui Pakta Integritas ini, Kodaeral I memastikan seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Seleksi tidak hanya diarahkan untuk mencari jumlah, tetapi benar-benar menjaring calon prajurit terbaik yang memiliki kualitas, kemampuan, mental, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian yang kuat.

Baca juga:  Polda Sumut Jalin Silaturahmi Bersama Jajaran dan Pers Media Dengan Gelar Bukber Puasa Ramadhan 1447

Kodaeral I berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI AL diraih melalui kemampuan dan prestasi, bukan melalui praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan. (Dispen Kodaeral I) “Pungkasnya”

Team Galaxy Monitor.id ( GM )

Editor.   : SAM

Berita harus Tajam, Berimbang dan Persuasif 

Salam Satu Pena 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *