banner 728x250

SAMBUT HUT RI KE- 81, PEMKAB TOBA GELAR AKSI BERSIH – BERSIH

SAMBUT HUT RI KE- 81, PEMKAB TOBA GELAR AKSI BERSIH - BERSIH

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

BALIGE, Galaxy Monitor.id ( GM ) 15 Agustus 2026.

Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba bergotong royong melakukan aksi bersih-bersih. Pembersihan dilakukan di kawasan Venue Lapangan Sisingamangaraja, Balige, Kamis (13/8/2026).

Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus. Para ASN disebar ke sejumlah titik di kawasan lapangan dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing.

Kepada kita semua, sesuai dengan pembagian titik lokasi, mari sama-sama kita bersihkan. Pukul 10.30 gotong royong selesai, ujar Audi Murphy saat memberikan arahan.

Kegiatan gotong royong tidak hanya menyasar sampah plastik dan dedaunan, para ASN juga membersihkan rumput liar yang tumbuh di sekitar area lapangan. Rumput yang telah dibabat kemudian dikumpulkan dan diangkut menggunakan truk sampah.

Baca juga:  Lailatul Badri Tegaskan Listrik Stabil Harga Mati di Bulan Ramadan

Sejumlah material lain yang dinilai mengganggu kebersihan dan kenyamanan kawasan, termasuk pecahan batu, turut dibersihkan dan diangkut dari lokasi.

Pembersihan Venue Lapangan Sisingamangaraja ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar di lokasi tersebut pada Senin, 17 Agustus 2026 mendatang.

Meski berlangsung sekitar dua jam, kegiatan gotong royong tersebut langsung memberikan perubahan signifikan pada kondisi lapangan. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi sampah, dedaunan dan rumput liar terlihat lebih bersih dan tertata.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan para ASN ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Toba memastikan lokasi upacara siap digunakan untuk memperingati momentum kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga:  *Sambut Investasi China, Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Bambu di Kawasan Transmigrasi*   Kedatangan delegasi Promosi Perdagangan Indonesia-Guangdong (PPIG) di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, 18/12/2025, disambut hangat oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi. Kedatangan delegasi yang dipimpin oleh Indonesia Executive Chairman Mr Sim dan Director of The Economic Diplomacy Office Mr Jay Yu itu untuk melakukan penjajakan investasi dari China di Indonesia.   Dalam pertemuan, PPIG mempresentasikan investasi pengembangan bambu varietas reed (reed bamboo) di kawasan transmigrasi. Bambu jenis ini memiliki banyak kelebihan dan nilai ekonomi yang tinggi. Pohon yang saat ini dikembangkan di China dan Malaysia bisa diolah menjadi fiber bamboo (serat bambu). Serat bambu bisa digunakan menjadi berbagai bahan pakaian dan aksesorisnya seperti kaos, jaket, kaos kaki, penutup kepala, dan jenis baju lainnya. Pakaian yang terbuat dari serat bambu dikatakan memiliki kelebihan dibanding bahan yang lain.   Apa yang dimanfaatkan dari reed bambu tak hanya bisa diolah menjadi serat namun daun yang ada bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak, sapi. “Reed bamboo juga bisa mereduksi karbon dioksida sehingga rumpun bambu itu bisa dimanfaatkan sebagai pasar karbon yang bernilai tinggi”, ujar Jay Yu.   Untuk mengembangkan reed bamboo, tak sulit. Pohon ini bisa bertahan selama 15 tahun tanpa pupuk dan rekayasa budidaya lainnya. Dengan lahan seluas, 0.27 Ha, petani bisa mengembangkan bambu ini. Dalam setahun dari menanam reed bamboo di luas lahan 1 Ha mampu menghasilkan keuntungan 12.750 US$. Harga bibit dari bambu ini hanya 0,6 US$.   PPIG ingin memproduksi serat bambu di Indonesia. “Kami ingin investasi di Indonesia dengan harapan menjadikan negeri ini sebagai produsen serat bambu terbesar di Asia Tenggara”, ujar Jay Yu. “Di Malaysia sudah kami kembangkan namun volumenya kecil”, tambahnya. Untuk itu mereka ingin investasi mulai dari penanaman hingga pengolahan sehingga investor dari China ingin sekaligus membangun pabrik. Satu pabrik dibangun di setiap lahan 70 Ha.   Mendapat pemaparan mengenai reed bamboo dan adanya keinginan investasi di kawasan transmigrasi, Viva Yoga menyambut gembira. Menurutnya masyarakat dari Sabang sampai Merauke sudah tidak asing lagi dengan pohon bambu. “Banyak lahan yang ditanami bambu baik budidaya maupun tumbuh alami”, ujarnya.   Mengembangkan bambu di kawasan transmigrasi menurut Viva Yoga merupakan salah satu program Kementrans. Diungkap, dirinya beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Yayasan Bambu Indonesia. Yayasan Bambu Indonesia yang diketuai oleh Jatnika Nanggamihardja memiliki padepokan bambu di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Di sana ada 161 varietas”, ujarnya. “Kami memilih varietas apa yang cocok dikembangkan di kawasan transmigrasi”, tambahnya.   Dalam soal kerja sama dengan pihak lain dalam menanam pohon bambu, menurut Viva Yoga pernah dilakukan di Kawasan Transmigrasi Ponu Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Program itu dilakukan untuk membuat biomassa sebagai energi listrik. “Kementrans bekerja sama dengan salah satu anak perusahaan dari BUMN besar di Indonesia”, ungkapnya. “Proyek itu saat ini masih dalam proses”, tambahnya. Dirinya berharap investasi dari China untuk mengembangkan serat bambu di kawasan transmigrasi benar-benar terealisasi.   Mantan Anggota Komisi IV DPR dua periode itu ingin di kawasan transmigrasi ada industrialisasi. Industrialisasi di kawasan transmigrasi disebut bagian dari transformasi transmigrasi di era Presiden Prabowo Subianto. “Transmigrasi saat ini bukan hanya sekadar memindah penduduk namun berorientasi pada kesejahteraan”, tuturnya. Dengan industrialisasi itulah orientasi pada kesejahteraan akan tercipta.   Dalam investasi di kawasan transmigrasi, Viva Yoga menegaskan agar transmigran dan masyarakat yang menempati kawasan transmigrasi harus dilibatkan. “Bila dilibatkan selain memperoleh manfaat ekonomi, juga akan ikut menjaga”, ucapnya.

Salam Satu Pena 

Team Media Online Galaxy Monitor.id 

Berita harus Tajam, Berimbang dan Persuasif 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *