banner 728x250

Menunggu Pembeli di Kamar, Terduga Pengedar Sabu di Medan Timur Ditangkap Polisi

Menunggu Pembeli di Kamar, Terduga Pengedar Sabu di Medan Timur Ditangkap Polisi

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

Medan , Galaxy Monitor.id ( GM ) 22 Mei 2026.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara kembali mengungkap dugaan kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Medan. Seorang pria diamankan petugas setelah diduga hendak mengedarkan sabu yang telah dikemas siap edar.

Pengungkapan tersebut dilakukan personel Unit 4 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Karantina, Gang Sudi, Lingkungan V, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial RS (29), seorang wiraswasta yang berdomisili di kawasan Medan Timur. Dari tangan pelaku, petugas menyita empat bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik klip bening dengan berat bruto sekitar 0,85 gram.

Selain narkotika jenis sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika, di antaranya satu plastik klip kosong, satu pipet plastik yang dimodifikasi sebagai alat sekop, serta satu plastik berwarna hitam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya dugaan aktivitas peredaran sabu di kawasan Jalan Karantina, tepatnya di area Pajak Pagi Medan Timur.

Baca juga:  Ekonomi Stabil Pengaruhi Situasi Kamtibmas Ekonomi Yang Baik Di Sumut Harus Kolaborasi Antarinstansi Ekonomi Daerah Yang Kuat, Prasyarat Stabilitas Kamtibmas Jangka Panjang *Medan,-* Akademisi Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), Arif Qaedy Hutagalung, SE, M.Si, stabilitas ekonomi mempengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ekonomi di Sumut harus bagus dengan jalan kolaborasi dan sinergi antarinstasi baik itu Pemda, pihak keamanan, akademisi dan para pelaku usaha. "Kalau keamanan berantakan ekonominya juga berantakan. Ekonomi yang bagus bakal menghadirkan stabilitas sosial,"jelas Arif Qaedy di sela-sela Forum Diskusi bertema Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Inflasi Daerah, Sektor Usaha Riil/Kewirausahaan dan Situasi Kamtibmas Di Sumatera Utara, Jumat (6/2) di Medan. Dalam Forum diskusi yang dihadiri sekitar 75 peserta yang berasal dari mahasiswa USU dan pelaku UMKM Kota Medan yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) ini juga menghadirkan Pembicara lainnya yakni, Kepala BPS Sumut, Asim Saputra. Dalam pemaparannya, Arif Qaedy menyampaikan, menjaga stabilitas ekonomi daerah tidak cukup dengan pengendalian harga, tapi membutuhkan penguatan struktur usaha lokal agar masyarakat tetap produktif dan resilien. "Ekonomi daerah yang kuat adalah prasyarat stabilitas sosial dan keamanan jangka panjang,"jelasnya. Keterkaitan ekonomi dengan keamanan, kata Arif, dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi lokal yang berbanding lurus dengan stabilitas Kamtibmas. Lemahnya sektor usaha mikro dapat berdampak pada meningkatnya kerawanan sosial. Arif juga menyampaikan, beberapa penyebab potensi gangguan stabilitas gangguan sosial antara lain, tekanan ekonomi berkepanjangan yang dapat memicu, konflik sosial skala kecil, peningkatan kriminalitas ekonomi dan ketegangan di kawasan urban padat penduduk. Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Asim Saputra menyampaikan, keamanan dan ketertiban masyarakat harus dijaga karena penting untuk menjaga suplai, produksi industri agar pengolahan berjalan dengan lancar. Salah satu tantangan iklim usaha di Sumut masih banyak (tinggi) biaya produksi dan ini jadi hal yang tidak menarik bagi pengusaha. "Inflasi bisa kita jaga ketika ekonomi kita kondusif. Untuk menjaga ekonomi kondusif tidak ada pelaku usaha yang mengambil kesempatan ketika situasi ekonomi sedang tidak baik,"jelasnya. Asim menambahkan, pascabenca Sumatera, kita mengalami kendala distribusi barang. Untuk Nias inflasi sampai 10 persen. Tapi bulan ini (Februari) kita mengalami deflasi cukup dalam sekitar 0, 75 persen. "Ini membuktikan upaya pemerintah untuk memasok komoditas yang dibutuhkan masyarakat khususnya di Kepualana Nias sudah berjalan normal,"tukasnya. *(Tim)*

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan observasi lapangan dan profiling terhadap terduga pelaku. Setelah melakukan pendalaman sejak siang hari, petugas mendapati terduga berada di dalam kamar rumahnya dan diduga sedang menunggu pembeli.

Petugas kemudian langsung melakukan tindakan dan mengamankan pelaku. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan empat paket sabu yang diduga telah dipersiapkan untuk diedarkan.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial Agus yang disebut kerap berada di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Mesjid Taufiq. Pelaku mengaku membeli barang tersebut secara tunai dengan nilai Rp360 ribu.

Mendapat informasi itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan bergerak menuju lokasi yang dimaksud untuk mencari keberadaan pemasok. Namun saat dilakukan pencarian, sosok yang disebutkan pelaku belum berhasil ditemukan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, menegaskan bahwa setiap informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu aparat mengungkap jaringan peredaran narkotika.

“Kami terus mengembangkan setiap kasus yang berhasil diungkap untuk menelusuri jaringan di atasnya. Polda Sumut mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika demi menjaga lingkungan yang aman dan bersih dari peredaran barang terlarang,” ujar Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H.

Baca juga:  Pelebaran Sungai Berdera (Parit Busuk) Diduga Abaikan AMDAL, Warga Deli Serdang Terancam Dampak Lingkungan

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Sumut guna menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut terhadap jaringan yang diduga terlibat.

Team Media Online Galaxy Monitor.id ( GM )

Harus Berimbang dan Persuasif 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *