
Satui, Tanah Bumbu.Galaxy Monitor.id 10 Maret 2026
Muara Satui bukan sekadar wilayah pesisir biasa. Daerah ini adalah pintu gerbang aktivitas batubara yang setiap hari dilalui kapal-kapal pengangkut kekayaan alam dari berbagai perusahaan tambang.
Dari alur Muara Satui, berton-ton batu bara keluar menuju pasar nasional maupun internasional, pada Selasa.(10/3/26)
Muara Satui, desa satui barat, kecamatan satui, kabupaten tanah bumbu, Kalimantan Selatan, adalah Ring satu bagi banyak perusahaan tambang batubara.
Artinya, masyarakat di wilayah ini seharusnya menjadi prioritas utama dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan jalur ini untuk kegiatan usaha mereka.
Namun kenyataan di lapangan menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakatt…??
Kemana keberadaan CSR itu.
Setiap hari kapal tongkang penuh batu bara keluar masuk melalui alur Muara Satui. Aktivitas ekonomi berjalan tanpa henti, tetapi manfaat langsung yang dirasakan masyarakat sekitar masih belum sebanding dengan besarnya aktivitas yang terjadi.
Masyarakat Muara Satui tentu tidak menolak pembangunan dan tidak menghambat aktivitas usaha. Justru masyarakat berharap kegiatan ekonomi ini membawa dampak nyata bagi lingkungan sekitar, seperti:
Program CSR seharusnya menjadi jembatan keadilan sosial antara perusahaan dan masyarakat di wilayah Ring satu.
Melalui tulisan ini, masyarakat Muara Satui juga berharap perhatian dari pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar keberadaan perusahaan-perusahaan yang mengambil manfaat dari jalur Muara Satui dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial yang nyata kepada masyarakat sekitar.
Muara Satui bukan hanya jalur keluar batu bara, muara Satui adalah rumah bagi masyarakat yang setiap hari hidup berdampingan dengan aktivitas di jetty batubara.
Sudah seharusnya kekayaan yang keluar dari Muara Satui juga membawa kesejahteraan bagi wargan muara satui.
Team Galaxy Monitor.id ( GM )





