
*DELI SERDANG,–* Galaxy Monitor.id 06 Maret 2026.
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 1 menggelar kegiatan pasar murah sembako dan Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah perkebunan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Al Furqon, Desa Kelumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (5/3/2026).
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, PTPN 1 Regional 1 menyediakan sebanyak 200 paket sembako yang dijual dengan harga Rp100.000 per paket. Paket sembako tersebut berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, serta satu papan telur.
Kasubbag Humas PTPN 1 Regional 1, Rahmat Kurniawan, mengatakan kegiatan pasar murah merupakan program rutin yang telah menjadi tradisi perusahaan dalam membantu masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama bagi warga yang berpenghasilan rendah di sekitar wilayah perkebunan.
“Tahun ini PTPN 1 Regional 1 menyiapkan sekitar 500 paket sembako murah. Hari ini kita distribusikan di Desa Kelumpang Kebun, kemudian dalam beberapa hari ke depan akan dilanjutkan di Tanjung Morawa,” ujarnya.
*Safari Ramadan*
Usai pelaksanaan pasar murah, kegiatan dilanjutkan dengan Safari Ramadan 1447 Hijriah di lokasi yang sama. Kegiatan ini turut melibatkan unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta kelompok perwiridan kaum ibu.
Dalam kegiatan tersebut, PTPN 1 Regional 1 juga memberikan santunan kepada 50 orang anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Region Head PTPN 1 Regional 1, Wispramono Budiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda tahunan perusahaan yang bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara PTPN 1 Regional 1 dengan masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja secara berkesinambungan,” kata Wispramono.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Operation Head Ganda Wiatmaja, sejumlah kepala bagian di lingkungan PTPN 1 Regional 1, pimpinan SPBUN, IKBI, Camat Hamparan Perak, Kepala Desa Kelumpang Kebun, Danramil, serta masyarakat sekitar.
Acara Safari Ramadan juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Yahya Hasibuan, SPdI. Pada kesempatan tersebut, PTPN 1 Regional 1 turut menyerahkan bantuan berupa sajadah, Al-Qur’an, dan buku Sirah Nabawiyah kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Furqon.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat.
Team Galaxy Monitor id ( GM ).
Berita Terkait
Kapolrestabes Medan Arahkan Personel Tetap Humanis dalam Pengamanan Aksi KBMN di DPRD Sumut *MEDAN,–* Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Nommensen (KBMN) Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (22/6/2026). Aksi yang membawa enam tuntutan terkait kebijakan nasional tersebut berlangsung dinamis, namun tetap dapat dikendalikan berkat pendekatan humanis, sabar, dan dialogis dari aparat gabungan. Sejak awal kegiatan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak turun langsung memantau jalannya pengamanan di lapangan. Bersama personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, ia memastikan penyampaian aspirasi mahasiswa dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Massa KBMN tiba di depan Gedung DPRD Sumatera Utara setelah melakukan long march. Dalam aksinya, mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, revisi UU TNI dan UU Polri, stabilisasi ekonomi nasional, pengesahan UU Perampasan Aset dan UU Masyarakat Adat, serta revitalisasi pendidikan nasional. Dalam perjalanannya, situasi sempat mengalami peningkatan eskalasi ketika sebagian massa berupaya menerobos barikade, membakar ban, serta melempar botol air mineral ke arah area pengamanan. Meski demikian, aparat tetap bersikap tenang, tidak terpancing, dan mengedepankan pendekatan persuasif. Di tengah situasi tersebut, Kapolrestabes Medan kembali menegaskan arahan kepada seluruh personel agar tetap mengedepankan sikap humanis. “Saya minta seluruh personel tetap sabar, humanis, dan jangan terpancing. Tugas kita adalah mengamankan serta melayani masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum,” tegasnya melalui pengeras suara. Arahan itu menjadi pedoman penting bagi seluruh personel di lapangan. Pendekatan dialogis terus diutamakan meski situasi beberapa kali memanas akibat aksi dorong dan pelemparan. Ketegangan kembali muncul saat massa mengetahui keberadaan Rektor Universitas HKBP Nommensen di dalam Gedung DPRD Sumut. Sejumlah mahasiswa menyampaikan kekecewaan karena sebelumnya permohonan penggunaan atribut kampus dalam aksi tidak disetujui pihak universitas. Koordinator aksi, Mujijat Silalahi, menyampaikan bahwa pihaknya telah lebih dahulu mengajukan pemberitahuan serta permohonan izin penggunaan atribut kampus, namun ditolak dengan alasan aspirasi tersebut tidak mewakili seluruh mahasiswa. Kekecewaan massa semakin meningkat ketika mengetahui adanya pertemuan antara pihak rektorat dan legislatif di dalam gedung, yang kemudian memicu kembali aksi protes di luar area pengamanan. Di tengah dinamika tersebut, aparat kepolisian terus membuka ruang komunikasi dan mendorong terciptanya dialog antara mahasiswa dan DPRD Sumut. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika perwakilan DPRD akhirnya menerima massa aksi untuk berdialog. Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H. Salman Alfarisi, Lc., M.A. dari Fraksi PKS serta Anggota Komisi A DPRD Sumut Irham Buana Nasution, S.H., M.Hum. dari Fraksi Partai Golkar. Pertemuan berlangsung terbuka dan diisi dengan penyampaian seluruh tuntutan mahasiswa. Meski sebagian massa masih menyampaikan kekecewaan karena pimpinan DPRD tidak hadir langsung, aparat tetap menjaga suasana tetap kondusif dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan pelayanan humanis. Pada beberapa momen ketika terjadi aksi dorong dan pelemparan, petugas tetap bertindak terukur, profesional, dan tidak melakukan tindakan berlebihan. Berkat kesabaran seluruh unsur pengamanan, komunikasi yang baik, serta pendekatan dialogis, situasi akhirnya dapat dikendalikan tanpa terjadi bentrokan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan kembali ke Universitas HKBP Nommensen. Secara keseluruhan, pengamanan aksi melibatkan 644 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Perhubungan. Aksi berlangsung aman dan kondusif, sekaligus mencerminkan komitmen aparat dalam mengawal kebebasan menyampaikan pendapat secara humanis, profesional, dan berkeadilan. *(Tim)*
