banner 728x250

Sosper Perdana di Awal 2026, Antonius Tumanggor Dorong 1 Becak Sampah Tiap Lingkungan, Warga Sei Agul Antusias dan Siap Bayar Retribusi

Sosper Perdana di Awal 2026, Antonius Tumanggor Dorong 1 Becak Sampah Tiap Lingkungan, Warga Sei Agul Antusias dan Siap Bayar Retribusi

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

MEDAN Galaxy Monitor, 17 Januari 2026

Pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) di awal tahun 2026 oleh Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, disambut antusias oleh ratusan warga Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Karya Mesjid Lingkungan VIII, Sabtu (16/1/2026) itu dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai dan dihadiri lebih dari seribu warga masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sei Agul Surya Setia Harahap serta Kepala Lingkungan VIII Timbul Siahaan dan seribuan warga masyarakat di kelurahan Sei Agul.

Dalam sambutannya, Antonius terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada seluruh warga yang hadir. Ia mengaku bersyukur karena Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2014 mengenai Pengelolaan Persampahan menjadi salah satu prioritas utama yang terus ia dorong di tahun 2026.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Medan ini, persoalan sampah masih menjadi keluhan utama masyarakat, terutama akibat minimnya sarana dan prasarana pengangkutan.

“Saya sudah menyampaikan dan membawanya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV, Dinas Lingkungan Hidup, serta Pemerintah Kota Medan agar dianggarkan sebanyak 2.001 becak sampah untuk setiap lingkungan di Kota Medan,” tegas Antonius.

Baca juga:  Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Kegiatan Bersih-Bersih Tempat Ibadah di Masjid Jami’ Al Hidayah Menasah Reudeup Aceh Utara // Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas), Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa kerja bakti pembersihan tempat ibadah di Masjid Jami’ Al Hidayah, Menasah Reudeup, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis (19/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa STIK terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah yang terdampak banjir serta membutuhkan pembersihan agar dapat kembali digunakan secara nyaman oleh masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa STIK bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan bagian dalam dan luar masjid, termasuk ruang salat, halaman, tempat wudu, serta saluran air yang terdampak lumpur dan sisa material banjir. Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Mahasiswa STIK juga berkoordinasi dengan pengurus Masjid Jami’ Al Hidayah dan perangkat desa Menasah Reudeup guna memastikan proses pembersihan berjalan tertib dan efektif. Kehadiran Mahasiswa STIK tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi bentuk nyata solidaritas dan dukungan moril kepada masyarakat. Melalui kegiatan bersih-bersih tempat ibadah ini, diharapkan Masjid Jami’ Al Hidayah dapat kembali difungsikan secara optimal sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan warga. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nilai-nilai Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, kepedulian, dan penguatan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.(Red/Tim)

Ia menjelaskan, keterbatasan armada selama ini membuat pengangkutan sampah kerap terlambat, sehingga menimbulkan kekecewaan masyarakat.

“Apalagi sekarang pengelolaan sampah sudah diserahkan ke kecamatan. Maka becak sampah ini sangat penting, terutama untuk wilayah padat penduduk dan jalan yang sulit dijangkau truk sampah,” ujarnya.

Antonius menambahkan, keberadaan becak sampah akan memudahkan kepala lingkungan dan petugas kebersihan dalam mengangkut sampah langsung dari rumah warga.

Ia pun berharap, apabila armada tersebut telah tersedia, masyarakat juga siap menjalankan kewajiban membayar retribusi sampah.
“Retribusi ini penting karena dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya kembali untuk pembangunan infrastruktur Kota Medan yang kita cintai,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah warga. Salah seorang perwakilan masyarakat, Risdani Br. Sitorus, menyampaikan dukungan penuh terhadap usulan wakil rakyat dari Dapil I Medan tersebut.

“Terima kasih Pak Antonius. Kami warga sangat senang jika becak sampah tersedia di setiap lingkungan. Kami juga siap membayar retribusi. Kami bangga punya wakil rakyat yang benar-benar peduli dengan masyarakat,” ujarnya, disambut sorak dan aplaus hadirin.

Suasana kegiatan semakin semarak karena bertepatan dengan hari ulang tahun Antonius Tumanggor, sekaligus syukuran awal tahun bersama keluarga. Tak heran, warga yang hadir pun membludak dan memenuhi lokasi kegiatan.

Baca juga:  Dinas Kebudayaan Perlu Dibentuk Kembali, Menjaga Eksistensi Kota Medan yang Multikultural

Sementara itu, Lurah Sei Agul Surya Setia Harahap menyampaikan apresiasi kepada Antonius Tumanggor atas kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan di wilayahnya.

“Kami atas nama pemerintah kelurahan mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan Sosperda Pengelolaan Persampahan ini. Semoga apa yang disampaikan dapat terealisasi dan Kelurahan Sei Agul benar-benar menjadi lingkungan yang bersih dan bebas sampah,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian suvenir, foto bersama, serta pemberian nasi dan kue kotak kepada para peserta.
(Red/Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *