Medan — Galaxy Monitor ,15 Desember 2025 Jumlah korban akibat rangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari berbagai sumber penanggulangan bencana hingga hari ini, tercatat 1.016 orang meninggal dunia, sementara 212 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana yang terjadi meliputi banjir besar, tanah longsor, serta cuaca ekstrem yang berdampak luas terhadap permukiman warga, infrastruktur publik, dan akses transportasi. Beberapa daerah terdampak dilaporkan masih mengalami kesulitan evakuasi akibat kondisi medan yang berat serta cuaca yang belum sepenuhnya membaik.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan kemanusiaan, serta unsur pemerintah daerah terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban. Prioritas saat ini difokuskan pada evakuasi warga di lokasi rawan, pencarian korban hilang, serta penyaluran bantuan logistik dan layanan kesehatan darurat.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan tinggi masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera. Warga yang berada di daerah rawan diminta mengikuti arahan petugas dan segera mengungsi apabila kondisi dinilai membahayakan.
- Data korban masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring proses pendataan dan evakuasi yang terus ,erde





