banner 728x250

Polda Sumut Lakukan Tahapan Revitalisasi Dua Jembatan Gantung di Tapsel dan Paluta

Polda Sumut Lakukan Tahapan Revitalisasi Dua Jembatan Gantung di Tapsel dan Paluta

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

MEDAN , Galaxy Monitor.id. 11 Maret. 2026.

Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob mulai melaksanakan tahapan revitalisasi perbaikan dua jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan dua SST personel Satbrimob Polda Sumut di bawah arahan Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han. Turut hadir Danyon C Kompol Zaenal Muhlisin bersama para pejabat utama jajaran Batalyon C.

Revitalisasi ini diawali dengan patroli dan pengecekan fasilitas umum oleh Satbrimob Polda Sumut setelah menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi dua jembatan gantung yang rusak dan mengganggu aktivitas warga.

Jembatan pertama berada di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2009 menggunakan material besi, pasir, batu, semen dan kayu dengan ukuran panjang sekitar 60 meter, lebar 2 meter dan tinggi sekitar 7 meter dari permukaan sungai. Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat menuju areal persawahan di kawasan Si Kuakua.

Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi pada 25 November 2025 sehingga menghambat aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari melintas menuju lahan pertanian.

Sementara itu, jembatan gantung di Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara memiliki panjang sekitar 90 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi sekitar 25 meter dari sungai. Jembatan yang awalnya dibangun pada tahun 1980 dan sempat diperbaiki pada tahun 2022 itu merupakan jalur utama penghubung Desa Sibabangunan dengan Kampung Banjir.

Baca juga:  Keluarga Besar MSN Gelar Rakor Tahun Baru 2026 & Sekaligus Rayakan HUT Pimpinan Umum

Kerusakan pada jembatan tersebut terjadi pada Juni 2024 akibat meningkatnya volume air sungai saat curah hujan tinggi serta kondisi konstruksi yang mulai rapuh sehingga mengganggu mobilitas warga dan aktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Dalam tahapan awal revitalisasi, Satbrimob Polda Sumut sebagai pelaksana lapangan melakukan sejumlah langkah persiapan. Salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jembatan di Desa Batu Hula dan Desa Sibabangunan guna mendukung proses revitalisasi atau perbaikan jembatan.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Satbrimob mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jembatan yang rusak sebagai jalur alternatif karena dapat membahayakan keselamatan. Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman bahwa proses perbaikan jembatan akan segera dilaksanakan guna memulihkan akses utama warga.

Satbrimob Polda Sumut juga melakukan sosialisasi terkait pembangunan posko yang akan difungsikan sebagai sarana akomodasi bagi personel sekaligus tempat pelayanan selama proses pengerjaan revitalisasi jembatan berlangsung.

Sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan masyarakat, Satbrimob Polda Sumut bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar turut melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan tersebut digelar untuk memohon kelancaran serta keselamatan dalam pelaksanaan revitalisasi perbaikan jembatan yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada hari berikutnya.

Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan, keterlibatan Brimob dalam revitalisasi jembatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kendala akses yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.

Baca juga:  Rabu, 19 November 2025 Saya meninjau langsung penanganan bencana longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban berjalan baik, serta kesiapsiagaan pemerintah daerah (Pemda) tetap terjaga. . Penanganan di lokasi berlangsung sistematis dan terkoordinasi dengan baik. Sinergi antarlembaga telah membuat respons terhadap bencana berjalan lebih cepat dan efektif. . Sebagian korban telah ditemukan, sementara lima lainnya masih dalam pencarian. Operasi pun diperpanjang selama tiga hari untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan. Selain itu, 16 rumah yang terdampak longsor akan ditangani melalui penyediaan hunian sementara dan hunian tetap oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemda. . Bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap penanganan bencana di sejumlah daerah. Dan memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk turun langsung guna memperkuat langkah penanganan di lapangan. . Saya juga mengingatkan seluruh Pemda untuk segera menginventarisasi titik rawan banjir dan longsor, mengingat curah hujan tinggi diperkirakan masih berlanjut di berbagai wilayah. Dan saya menekankan pentingnya langkah pencegahan dan mitigasi agar risiko terhadap masyarakat dapat ditekan. . Apel kesiapsiagaan harus dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan daerah menghadapi potensi bencana. Ia mengingatkan agar Pemda tidak bersikap pasif atau baru bergerak setelah terjadi bencana. ***** Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. @kemendagri | @bnpb_indonesia

“Melalui kegiatan ini kami berharap akses masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada jalur tersebut, dapat kembali normal sehingga aktivitas mereka dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Satbrimob Polda Sumut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Revitalisasi jembatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sumut dalam membantu memulihkan akses vital warga yang sangat penting bagi aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat,” kata Ferry.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang berharap revitalisasi jembatan dapat segera selesai sehingga akses utama warga dapat kembali digunakan dengan aman.

Team Galaxy Monitor.id ( GM )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *