Breaking News
Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Rutan Tanjung Pura Laksanakan Tes Urine Rutin bagi Warga Binaan Seluruh Hasil Dinyatakan Negatif* Senin,02 November 2026 *Warga Binaan Diajak Menjalani Hidup dengan Baik Rutan Tanjung Pura Gelar Pembinaan Kerohanian Bersama KEMENAG Langkat* Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan Rutan Tanjung Pura Ikuti Zoom Meeting bersama Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas* Selasa,03 November 2026 *Jaga Kebugaran dan Cegah Penurunan Kesehatan Rutan Tanjung Pura Laksanakan Senam Pagi Khusus bagi Warga Binaan Lanjut Usia* Selasa,03 November 2026 *Upaya meningkatkan pembinaan keRohanian Warga Binaan Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Bagikan Al-Qur’an dan Iqro Bantuan dari Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah* Tanjung Pura – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan pembagian Al-Qur’an dan Iqro serta ceramah agama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Tanjung Pura. Selasa (03/11) Pada kesempatan tersebut, sebanyak 30 buah buku Iqro dan 90 buah Al-Qur’an dibagikan kepada para warga binaan. Seluruh bantuan itu merupakan sumbangan dari Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan kerohanian di lingkungan rutan. Al-Qur’an dan Iqro tersebut diharapkan dapat dibaca dan dipelajari oleh warga binaan, baik di kamar hunian masing-masing maupun di masjid rutan, sehingga waktu yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara positif. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Rutan Tanjung Pura, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, beserta jajaran staf. Kehadiran para pejabat dan petugas menunjukkan dukungan serta perhatian pihak rutan terhadap pemenuhan hak warga binaan untuk menjalankan ibadah dan memperdalam ilmu agama selama menjalani masa penahanan. Setelah penyerahan Al-Qur’an dan Iqro, rangkaian acara ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Rasmawadi, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tentang keutamaan dan manfaat membaca Al-Qur’an, antara lain sebagai sumber ketenangan hati, petunjuk hidup, dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Para warga binaan tampak menyimak dengan khidmat dan penuh perhatian. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, warga binaan diarahkan kembali ke kamar hunian masing-masing dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura berharap semangat warga binaan dalam beribadah dan mempelajari Al-Qur’an dapat terus meningkat, sehingga terbentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan siap kembali ke tengah masyarakat.
banner 728x250

UPTD SDN 3 Margamulya Gelar Program LITAKSERAB, Dorong Budaya Literasi Siswa Setiap Rabu

UPTD SDN 3 Margamulya Gelar Program LITAKSERAB, Dorong Budaya Literasi Siswa Setiap Rabu

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

Indramayu,  Galaxy Monitor.id( GM ) Rabu 9 September 2026 .

Dalam upaya menumbuhkan dan memperkuat budaya membaca serta meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, UPTD SDN 3 Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, melaksanakan program Literasi Akbar Setiap Rabu (LITAKSERAB).

Program tersebut menjadi salah satu kegiatan rutin sekolah yang dilaksanakan setiap hari Rabu. Kegiatan LITAKSERAB digagas sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk gemar membaca, mampu memahami informasi, serta berani menyampaikan kembali apa yang telah mereka baca dan pelajari.

Kepala UPTD SDN 3 Desa Margamulya, Carlam, S.Pd, mengatakan bahwa budaya literasi perlu dibangun secara konsisten melalui kegiatan yang sederhana, menyenangkan, dan dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana peserta didik mampu memahami, mengolah, serta menyampaikan informasi yang diperoleh.

“Melalui LITAKSERAB, kami ingin membangun kebiasaan positif kepada anak-anak. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga dapat menjadi kebiasaan yang mereka bawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar Carlam.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan literasi diikuti oleh para siswa dan melibatkan tenaga pendidik. Peserta didik diberikan kesempatan untuk membaca berbagai bahan bacaan yang sesuai dengan usia dan tingkat pendidikan mereka. Setelah membaca, siswa dapat diarahkan untuk menceritakan kembali isi bacaan, menyampaikan pendapat, maupun mengambil pesan atau nilai positif dari bahan yang dibaca.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi para guru untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik dalam memahami sebuah bacaan. Dengan demikian, kegiatan literasi tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi berlanjut pada proses memahami dan mengomunikasikan informasi.

Suasana kegiatan LITAKSERAB diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Dengan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap Rabu, sekolah berupaya menjadikan literasi sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan tambahan.

Carlam menambahkan, keberhasilan program literasi membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Guru memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan dan teladan kepada siswa, sementara orang tua diharapkan dapat melanjutkan kebiasaan membaca di rumah.

“Guru harus menjadi contoh. Kalau anak-anak melihat gurunya senang membaca dan terus belajar, diharapkan mereka juga terdorong untuk melakukan hal yang sama,” katanya.

Baca juga:  Dinas Kebudayaan Perlu Dibentuk Kembali, Menjaga Eksistensi Kota Medan yang Multikultural

Selain meningkatkan minat baca, program LITAKSERAB juga diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa. Kesempatan untuk tampil dan menyampaikan kembali hasil bacaannya dapat melatih kemampuan berbicara di depan teman-temannya.

Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karena peserta didik tidak hanya dituntut untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengomunikasikan pengetahuan yang dimilikinya dengan baik.

Pihak sekolah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program LITAKSERAB agar kegiatan tersebut semakin menarik dan memberikan manfaat yang optimal bagi peserta didik. Berbagai bentuk kegiatan literasi dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakter siswa.

Dengan dilaksanakannya LITAKSERAB secara konsisten, UPTD SDN 3 Desa Margamulya berharap budaya literasi dapat tumbuh semakin kuat di lingkungan sekolah. Sekolah juga ingin menjadikan kegiatan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan sehingga siswa memiliki motivasi dari dalam diri untuk terus mencari pengetahuan.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan zaman. Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan membaca secara kritis, memahami informasi, serta menyampaikan gagasan menjadi keterampilan yang semakin penting.

Melalui semangat Literasi Akbar Setiap Rabu, UPTD SDN 3 Desa Margamulya berupaya menanamkan kebiasaan positif sejak usia sekolah dasar. Diharapkan, kebiasaan tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk terus belajar, berpikir kritis, berkomunikasi, dan berkembang menjadi generasi yang memiliki wawasan luas.

Kegiatan LITAKSERAB pun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin setiap hari Rabu, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kaya akan aktivitas membaca, berdiskusi, berbagi pengetahuan, dan belajar sepanjang hayat.

Salam Satu Pena 

Team Galaxy Monitor.id ( GM ) 

Berita harus Tajam Berimbang dan Persuasif 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *