banner 728x250

Polda Sumut Gelar Lat Pra Ops Keselamatan Toba 2026, Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan SOP

Polda Sumut Gelar Lat Pra Ops Keselamatan Toba 2026, Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan SOP

banner 120x600
banner 468x60
BAGIKAN

 

banner 325x300

Medan – GALAXY MONITOR. 30. JANUARI  2026

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Toba 2026 sebagai bentuk kesiapan personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Catur Prasetya Lantai 4 Mapolda Sumut, dan dihadiri oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Sumut, Pejabat Utama Polda Sumut, para Kasubdit dan Kabid Satker Polda Sumut, serta Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim jajaran Polda Sumut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Wakapolda Sumut, dilanjutkan arahan Karo Ops, Kabid Propam, para Kasubbid, dan ditutup secara resmi.

Dalam arahannya, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 secara optimal dan profesional.

“Laksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Operasi keselamatan bukan kegiatan formalitas atau rutinitas semata, karena pelaksanaannya didukung oleh anggaran dan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wakapolda.

Wakapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan profesionalisme dalam setiap tindakan di lapangan, khususnya pada kegiatan penegakan hukum.

“Saat ini semua kegiatan bisa dengan mudah diviralkan. Oleh karena itu, kuasai pasal-pasal dan dasar hukum agar mampu menjawab pertanyaan masyarakat saat melakukan penindakan,” ujarnya.

Baca juga:  Polda Sumut Jalin Silaturahmi Bersama Jajaran dan Pers Media Dengan Gelar Bukber Puasa Ramadhan 1447

Selain itu, ia menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan razia dan penindakan dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Pastikan setiap razia dan penindakan dilakukan sesuai SOP. Jadikan Lat Pra Ops ini sebagai sarana menyatukan persepsi dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 di seluruh wilayah Sumatera Utara,” tambahnya.

Berdasarkan konsep umum, Operasi Keselamatan Toba 2026 merupakan operasi kewilayahan bidang Harkamtibmas Lalu Lintas yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan represif secara selektif. Operasi ini bertujuan menekan potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2026 dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Tema operasi adalah “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat”, dengan sasaran utama meliputi orang, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup sosialisasi keselamatan berlalu lintas, safety riding dan driving, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, ramp check angkutan umum, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Sasaran khusus operasi difokuskan pada kendaraan angkutan umum, khususnya bus pariwisata dan kendaraan travel, pengemudi angkutan umum, serta perusahaan otobus dan badan usaha angkutan. Ramp check sebagai instrumen utama operasi dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis dengan tingkat mobilitas tinggi dan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca juga:  Polda Sumut Ungkap Peredaran Liquid Vape Diduga Mengandung Narkotika, Empat Orang Diamankan Medan — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara terus menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika dengan mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis liquid vape di wilayah Kota Medan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan empat orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Pengungkapan dilakukan oleh Unit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumut pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Penindakan berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni di Komplek Diamond Executive Residence Cemara Asri, Kota Medan, serta di Jalan Putri Hijau tepatnya di depan Kantor Samapta Polrestabes Medan. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi narkotika dengan modus liquid vape di kawasan tersebut. “Berdasarkan informasi masyarakat, tim melakukan penyelidikan secara tertutup dengan metode undercover buy. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku yang diduga berperan sebagai kurir, beserta enam unit liquid vape yang diduga mengandung narkotika,” ujar Kombes Pol Andy Arisandi. Dua terduga pelaku yang pertama diamankan masing-masing berinisial M.Y.A.H. (34) dan Z.Y.K. (33). Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan enam unit liquid vape yang disimpan di saku celana salah satu terduga. Kepada petugas, keduanya mengaku bahwa barang tersebut berasal dari seseorang berinisial A., yang diduga berperan sebagai pengendali. Berdasarkan keterangan tersebut, tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan terduga A. (29) di kawasan Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di sebuah apartemen di kawasan Jalan Gaharu (Gelas Ayahanda), tepatnya di kamar 2516 lantai 25, dan menemukan berbagai peralatan serta bahan yang diduga digunakan untuk meracik dan mengemas liquid vape mengandung narkotika. Dalam rangkaian pengungkapan ini, seorang perempuan berinisial C.A. (26) turut diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang disita meliputi ratusan cartridge dan penutupnya, botol plastik, alat ukur, suntikan, mesin pres, alat pemanas, telepon genggam, dua unit kendaraan roda empat, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya. “Barang bukti yang diamankan menunjukkan adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika yang terorganisir dengan memanfaatkan liquid vape sebagai modus baru. Ini tentu menjadi perhatian serius karena berpotensi menyasar generasi muda,” tegas Kombes Pol Andy Arisandi. Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolda Sumatera Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengujian laboratorium terhadap liquid vape yang disita. Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan upaya penindakan terhadap segala bentuk peredaran narkotika, sekaligus mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi demi menjaga lingkungan yang bersih dan aman dari bahaya narkoba.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumut mengerahkan sebanyak 2.023 personel, terdiri dari 100 personel Polda Sumut dan 1.923 personel Polres jajaran yang tergabung dalam dukungan operasi.

Melalui kegiatan Lat Pra Ops ini, diharapkan seluruh personel memiliki kesamaan pemahaman, kesiapan operasional, serta mampu melaksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026 secara profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah Sumatera Utara.( Red )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *